Rabu, 09 November 2016

Sejarah, Fungsi, dan Cara Kerja Radio


Radio adalah peralatan teknologi informasi dan komunikasi yang dapat mengirimkan gelombang elektromagnetik. Gelombang ini merambat melalui udara dan ruang hampa udara, gelombang ini tidak memerlukan media dalam perambatannya.

Penemuan radio didasari oleh teori perambatan gelombang elektromagnetik yang pertama kali dikemukakan oleh James Clerk Maxwell pada tahun 1873 dalam makalahnya yang berjudul "A dynamical Theory of the Electromagnetic Field" setelah kerjanya antara tahun 1861 dan 1865. Pda tahun 1878, David E. Hughes mengirimkan dan menerima gelombang radio saat ia menemukan bahwa keseimbangan induksinya menyebabkan gangguan ke telepon buatannya. Selanjutnya, Heinrich Rudolf Hertz pada tahun 1886 sampai dengan 1888 membuktikan teori Maxwell melalui eksperimen. Ia memperagakan bahwa radiasi radio memiliki seluruh properti gelombang.


Penggunaan awal radio lebih banyak di bidang maritim, untuk mengirimkan pesan telegraf menggunakan kode Morse antara kapal dan daratan. Salah satu pengguna awal adalah Angkatan Laut Jepang yang memata-matai armada Rusia pada saat Perang Tsushima di tahun 1901. Saat tenggelamnya RMS Titanic pada tahun 1912, termasuk komunikasi antara operator di kapal yang tenggelam dan kapal terdekat, dan komunikasi ke stasiun darat untuk mendaftar korban yang terselamatkan, radio pun mulai digunakan.

Siaran mulai dapat digunakan pada tahun 1920-an, dengan populernya pesawat radio, terutama di Eropa dan Amerika Serikat. Sekarang ini, radio banyak bentuknya, termasuk jaringan tanpa kabel, komunikasi bergerak di segala jenis, dan juga penyiaran radio.

Gelombang radio adalah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik, yang terbentuk ketika objek bermuatan listrik dipercepat dengan frekuensi yang terdapat dalam frekuensi radio (RF) dalam spektrum elektromagnetik. Gelombang ini dalam jangkauan 10 hertz sampai beberapa giga hertz. Radiasi elektromagnetik bergerak dengan cara elektrik dan getaran magnetik. Adapun gelombang elektromagnetik lainnya, yang memiliki gamma, sinar X, infra merah, ultra violet, dan cahaya terlihat.

Ketika gelombang radio melalui kabel, getaran dari medan listrik dan magnetik dapat mempengaruhi arus bolak balik dan tegangan di kabel. Ini dapat diubah menjadi sinyal audio atau lainnya yang dapat membawa informasi. Meskipun kata "radio" digunakan untuk menjelaskan fenomena ini, transmisinya yang kita kenal sebagai televisi, radio, radar, dan telepon genggam adalah kelas dari emisi frekuensi radio.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar